Berita Pusbang
Integrasi Data Digital untuk Kolaborasi Mitigasi dan Adaptasi Bencana

Integrasi Data Digital untuk Kolaborasi Mitigasi dan Adaptasi Bencana

Sebagai bentuk implementasi kolaborasi dalam pengembangan mitigasi dan adaptasi bencana hidrometeorologi kehutanan di tapak (Coll-Tapak), dalam waktu dekat Pusbang Mitigasi akan menginisiasi pembangunan Panduan Integrasi Data Digital. Panduan Integrasi Data Digital ini disusun sebagai acuan (guide) dalam melakukan kegiatan integrasi data, khususnya dalam upaya Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi Kehutanan.

“Upaya mitigasi dan adaptasi bencana hidrometeorologi kehutanan harus dilakukan dengan pendekatan berbasis data. Data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi ini akan menjadi dasar penting,” tutur Kepala Bidang Perencanaan Pusbang Mitigasi, Enjang Sopiyudin di Bogor (22/10/2025).

Menurutnya, dengan tersedianya panduan tersebut, maka dapat menjadi salah satu alat (tools) dalam penyusunan rekomendasi pengembangan mitigasi dan adaptasi bencana hidrometeorologi kehutanan. “Panduan ini sekaligus menjadi dokumen perencanaan dalam proses penyusunan rekomendasi,” lanjut Enjang.

Selain itu, ia juga menekankan perlunya kegiatan peningkatan kapasitas untuk mendukung proses penyusunan Panduan Integrasi Data Digital, terutama pemilihan materi sesuai kebutuhan.

Selain panduan, Pusbang Mitigasi juga tengah menyusun konsep parameter lokasi rawan bencana hidrometeorologi kehutanan. Terkait hal ini, pada kesempatan sebelumnya telah dilakukan pembahasan Rekomendasi Pengembangan Model Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lahan Gambut, dengan menghadirkan Prof. (Ris) Acep Akbar dari BRIN sebagai narasumber.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menghimpun masukan dari para pemangku kepentingan terkait aspek kebijakan, kelembagaan, serta implementasi teknis pengendalian karhutla di ekosistem gambut,” pungkas Enjang.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *