Post
ASEAN inisiasi ASEAN One Billion Trees Growing Programme and Its Implementation Plan pada Workshop di Bali

ASEAN inisiasi ASEAN One Billion Trees Growing Programme and Its Implementation Plan pada Workshop di Bali

Bali, 12 Mei 2026 — Indonesia menjadi tuan rumah First Workshop on the Development of ASEAN Leaders’ Declaration on One Billion Trees Growing Programme and Its Implementation Plan yang diselenggarakan di Bali, 12-13 Mei 2026. Workshop terselenggara atas kerja sama Sekretariat ASEAN dengan dukungan European Union Technical Assistance Facility under the Green Team Europe Initiative (TAF GTEI).

Dalam opening session, Indonesia selaku tuan rumah menyampaikan remarks yang disampaikan oleh Dr. Wening Sri Wulandari, Kepala Pusbang Mitigasi sekaligus NFP ASEAN Working Group on Forest and Climate Change (AWG-FCC), mewakili ASOF Leader.  Pada sesi ini juga disampaikan remarks dari Dr. Pham Quang Min selaku Head of Forestry and Agriculture Division (FAF) ASEAN Secretariat dan  Sander Happaerts selaku perwakilan European Union to ASEAN (EUD ASEAN).

Dr. Wening menyampaikan bahwa perubahan iklim telah menjadi tantangan global yang dampaknya semakin nyata, sehingga diperlukan langkah konkret dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Hutan dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan iklim, konservasi keanekaragaman hayati, perlindungan ekosistem, serta pengurangan risiko bencana. ASEAN memiliki potensi besar untuk menunjukkan kepemimpinan regional dalam mendorong aksi iklim berbasis hutan dan solusi berbasis alam/pendekatan berbasis ekosistem melalui penguatan komitmen dan kerja sama

“Inisiasi ASEAN One Billion Trees Growing Programme merupakan langkah nyata untuk memperkuat pengelolaan hutan lestari, mempercepat rehabilitasi dan restorasi hutan, serta meningkatkan kontribusi ASEAN terhadap target iklim global ” ujar Dr. Wening.

Workshop ini menjadi forum penting bagi negara-negara ASEAN dan para mitra untuk bertukar pandangan dan memberikan masukan dalam penyusunan ASEAN Leaders’ Declaration beserta rencana implementasinya. Melalui forum ini diharapkan terbangun sinergi regional yang lebih kuat dalam mendukung rehabilitasi hutan, restorasi ekosistem, dan aksi bersama menghadapi perubahan iklim dan kehilangan keanekaragaman hayati.

Hadir dalam workshop ini delegasi negara-negara anggota ASEAN, Sekretariat ASEAN, perwakilan Uni Eropa, serta para mitra pembangunan yang mendukung penguatan kerja sama regional di bidang kehutanan, perubahan iklim, dan restorasi ekosistem. Dari Indonesia, hadir perwakilan dari Pusbang Mitigasi, Ditjen PHL, dan Biro HKLN.**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *