Berita Pusbang
Pusbang Mitigasi Bahas Pengembangan Sistem Informasi Kebencanaan Mitigasi dan Adaptasi

Pusbang Mitigasi Bahas Pengembangan Sistem Informasi Kebencanaan Mitigasi dan Adaptasi

Bogor — Pusat Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi Kehutanan (Pusbang Mitigasi) menggelar pertemuan pembahasan awal terkait pengembangan Sistem Informasi Kebencanaan Mitigasi dan Adaptasi di Ruang Rapat Pusbang Mitigasi, Kamis (15/5). Pertemuan ini menjadi langkah awal penyusunan sistem informasi terpadu yang akan memperkuat pengelolaan data kebencanaan hidrometeorologi kehutanan di Indonesia.

Sistem yang sedang dirancang, yang diberi nama SIKMA (Sistem Informasi Mitigasi Adaptasi Bencana Hidrometeorologi Kehutanan), diharapkan menjadi pusat data berbasis GIS (Geographic Information System) untuk menyediakan informasi komprehensif terkait bencana, kerentanan, serta upaya mitigasi dan adaptasi.

Dalam pemaparannya, tim pengembang menjelaskan bahwa SIKMA akan memuat tiga menu utama:

  1. Informasi Bencana Hidrometeorologi Kehutanan — mencatat kejadian banjir, longsor, abrasi, dan kebakaran hutan, lengkap dengan dampak, lokasi, foto kejadian, dan deret waktu (series) peristiwa.
  2. Data Kerentanan Bencana — menampilkan peta kerentanan serta indikator yang berpengaruh terhadap risiko wilayah.
  3. Mitigasi dan Adaptasi — mendokumentasikan kegiatan mitigasi/adaptasi yang telah dilakukan, perubahan kondisi wilayah, serta menyediakan rekomendasi lokasi prioritas berdasarkan data bencana dan kerentanan.

Sistem ini nantinya akan mengintegrasikan berbagai sumber data seperti Kementerian Kehutanan, BNPB, BMKG, serta kementerian/lembaga lainnya yang memiliki informasi relevan.

Pengembangan SIKMA ditujukan untuk:

  1. menyediakan data kebencanaan yang akurat dan berkelanjutan,
  2. memfasilitasi kebutuhan informasi pemangku kepentingan,
  3. memperkuat analisis risiko,
  4. serta mendukung penentuan lokasi mitigasi dan adaptasi secara tepat sasaran.

Pertemuan ini dihadiri oleh pejabat struktural dan fungsional lingkup Pusbang Mitigasi, dan menjadi awal rangkaian penyusunan sistem yang akan menjadi fondasi penting dalam upaya peningkatan ketahanan kawasan hutan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.

Dengan hadirnya SIKMA, Pusbang Mitigasi berharap pengelolaan data kebencanaan di sektor kehutanan semakin terintegrasi, informatif, dan responsif terhadap kebutuhan analisis dan pengambilan keputusan pada tingkat tapak hingga nasional.


Kontributor:
Tim Media Pusbang Mitigasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *