
Pusbang Mitigasi Mantapkan Rencana Kegiatan Tahun 2025 Melalui Koordinasi Lintas Bidang
Bogor — Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan program kerja tahun 2025, Pusat Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi Kehutanan (Pusbang Mitigasi) menggelar rapat koordinasi rencana kegiatan lintas bidang pada Rabu (14/05/2025). Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Pusbang Mitigasi tersebut melibatkan seluruh pejabat fungsional dari berbagai bidang.
Kegiatan koordinasi dipandu oleh Kepala Bidang Fasilitasi Penerapan, Anny Meilani, dan Kepala Bidang Perencanaan dan Formulasi, Enjang Sopiyudin Diskusi berlangsung intensif, mencakup pembahasan arah kegiatan, penajaman fokus program, serta integrasi rencana kerja antarbidang.
Dalam pemaparannya, Anny Meilani menyampaikan bahwa terdapat delapan fokus kegiatan utama yang akan dijalankan Pusbang Mitigasi pada tahun 2025. Fokus tersebut meliputi:
- Formulasi Pengembangan Mitigasi Bencana Kekeringan
- Formulasi Pengembangan Mitigasi Bencana Banjir
- Formulasi Pengembangan Pengendalian Karhutla di Lahan Gambut
- Formulasi Pengembangan Penghitungan Carbon Footprint lingkup Kementerian Kehutanan
- Quick Analysis Kejadian Bencana Aktual
- Fasilitasi Penerapan Model Pengembangan Pengendalian Karhutla di Hutan Lahan Mineral
- Fasilitasi Penerapan Model Pengendalian Erosi
- Pengelolaan KHDTK
“Delapan fokus kegiatan ini akan menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah operasional yang mampu memperkuat upaya mitigasi dan adaptasi bencana hidrometeorologi pada sektor kehutanan,” ungkap Anny.
Sementara itu, Enjang Sopiyudin menekankan pentingnya penyusunan dokumen perencanaan yang matang dan penetapan output kegiatan secara jelas agar pelaksanaan program di tahun mendatang dapat terukur dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Djati Witjaksono, Analis Kebijakan Ahli Utama, juga memaparkan perkembangan diskusi awal yang telah dilakukan Pusbang Mitigasi bersama sejumlah pakar kebencanaan, termasuk dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Hasil diskusi tersebut diproyeksikan dapat menjadi masukan berharga dalam penyusunan model pengembangan mitigasi dan adaptasi bencana hidrometeorologi.
Selain pemaparan dari para pejabat struktural, rapat turut diwarnai dengan berbagai usulan dan masukan dari pejabat fungsional terkait penyempurnaan rencana kegiatan serta hasil koordinasi awal dengan beberapa unit kerja teknis.
Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk menindaklanjuti seluruh masukan melalui penyusunan rencana kerja yang lebih komprehensif, sebagai fondasi pelaksanaan kegiatan tahun 2025.










Kontributor:
Tim Media Pusbang Mitigasi