
Pusbang Mitigasi Kembangkan Model Pengendalian Karhutla dan Bencana Kekeringan
Dalam rangka meningkatkan kualitas model pengembangan mitigasi dan adaptasi bencana hidrometeorologi kehutanan, Pusbang Mitigasi lakukan pembahasan rekomendasi model pengembangan mitigasi dan adaptasi pengendalian kebakaran di lahan gambut, banjir, serta penilaian tingkat kekeringan.
“Model Pengembangan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lahan Gambut ini difokuskan pada kegiatan rehabilitasi areal bekas terbakar,” jelas Kepala Pusbang Mitigasi, Wening Sri Wulandari, beberapa waktu lalu di Bogor (26/11).
Adapun untuk semua model termasuk model Pengembangan Penilaian Tingkat Kerawanan Kekeringan, dan Model Pengembangan Mitigasi Bencana Banjir, Wening mengarahkan agar menambahkan informasi success story keberhasilan model di lapangan dan isu permasalahan (gap) yang terjadi.
“Tidak kalah penting juga yaitu pengumpulan informasi kriteria dan indikator, skoring indikator, serta gambaran singkat (highlight) terkait keunggulan model yang akan dibangun dibandingkan dengan yang sudah ada saat ini,” pungkasnya.
Pembahasan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Perencanaan Mitigasi dan Adaptasi, serta para pejabat fungsional lingkup Pusbang Mitigasi. Memperkaya materi, pada kesempatan ini juga dibahas terkait Penghitungan Carbon Footprint Lingkup Kementerian Kehutanan dan analisis cepat (quick analysis) kejadian bencana aktual.(*)


Kontributor:
Tim Media Pusbang Mitigasi