Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus

KHDTK Tumbang Nusa

KHDTK

Tumbang Nusa

Kondisi Geografis

KHDTK Tumbang Nusa memiliki luas 4.963,93 ha sesuai dengan SK Menteri Kehutanan Nomor 539 Tahun 2025 tentang Penetapan KHDTK Tumbang Nusa. Secara geografis KHDTK Tumbang Nusa berada pada koordinat 02°17’-02°25’ LS dan 114°00’-114°07’ BT. Topogafi KHDTK Tumbang Nusa tergolong datar dengan ketinggian berkisar antara 0–5 mdpl dengan elevasi antara 0–18%.
Secara admistrasi pemerintahan KHDTK Tumbang Nusa berada pada 2 (dua) desa yaitu Desa Tumbang Nusa dan Desa Tanjung Taruna, Kecamatan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah.

Biofisik Kawasan

KHDTK Tumbang Nusa merupakan landskap dihutan rawa gambut khususnya pada sub Kesatuan Hidrologi Gambut (KHG) 4 yang merupakan bagian dari KHG Sungai Kahayan – Sungai Sebangau. KHG merupakan ekosistem gambut yang terdiri dari keseluruhan gambut dan mineral yang dibentuk diantara dua sungai yang berfungsi sebagai penampung dan pengatur tata air, penyimpan karbon serta daerah tempat tumbuhnya keanakeragaman hayati. Berdasarkan peta kedalaman gambut di KHDTK Tumbang Nusa berkisar 1–2 m dan 4–8 m. KHDTK Tumbang Nusa didominasi vegetasi jenis tanaman merapat dan pakis pada areal terbuka. Jenis tanaman yang dapat tumbuh secara alami cukup banyak diantaranya meranti bunga, merapat, nyatoh, terentang, ramin, jelutung, malam-malam, gerunggang, meranti batu, kapurnaga, keruing, balangeran, serta jenis tanaman khas gambut lainnya.

Potensi Sumber Daya Hutan

KHDTK Tumbang Nusa memiliki potensi sumber daya hutan yang signifikan, baik dari aspek kayu, hasil hutan bukan kayu, keanekaragaman hayati, maupun jasa lingkungan. Kondisi vegetasi kawasan sebelum terjadinya kebakaran pada tahun 2015 didominasi oleh hutan sekunder seluas sekitar 65% dari total areal, sedangkan sekitar 35% lainnya berupa belukar muda. Pada areal hutan sekunder tersebut, potensi kayu tercatat cukup tinggi, yaitu mencapai sekitar 526 m³ per hektare, dengan komposisi jenis pohon yang beragam, yakni sebanyak 63 jenis pohon yang tercatat berada di kawasan KHDTK Tumbang Nusa. Hal ini menunjukkan bahwa kawasan ini memiliki nilai penting sebagai sumber plasma nutfah dan pengembangan hasil hutan, baik kayu maupun bukan kayu.

Galeri KHDTK Tumbang Nusa

Kabar terbaru dari KHDTK