{"id":3835,"date":"2026-02-28T08:43:31","date_gmt":"2026-02-28T08:43:31","guid":{"rendered":"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/?p=3835"},"modified":"2026-02-28T08:43:31","modified_gmt":"2026-02-28T08:43:31","slug":"zoomatan-cop-pusbang-mitigasi-bahas-pembangunan-kehutanan-pasca-bencana-sumatera","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/?p=3835","title":{"rendered":"ZOOM\u2019ATAN CoP, Pusbang Mitigasi Bahas Pembangunan Kehutanan Pasca Bencana Sumatera"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Bogor <\/strong>\u2013 Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM Kementerian Kehutanan (Pusdiklat SDM) menyelenggarakan webinar ZOOM\u2019ATAN <em>Community of Practice<\/em> (CoP) secara daring pada Jum\u2019at (27\/2\/2026) dengan tema <em>\u201cMitigasi Pembangunan Kehutanan Pasca Bencana Sumatera\u201d<\/em>. Kegiatan ini menghadirkan Kepala Pusat Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi Kehutanan (Pusbang Mitigasi), Wening Sri Wulandari, sebagai narasumber utama.Dr<\/p>\n\n\n\n<p>Webinar dilaksanakan secara <em>online <\/em>dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Tercatat 340 peserta mengikuti kegiatan melalui Zoom, sementara kurang lebih 400 peserta lainnya menyaksikan secara langsung melalui kanal YouTube. Partisipasi yang luas ini menunjukkan tingginya perhatian terhadap isu mitigasi dan pembangunan kehutanan pascabencana.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"461\" src=\"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-3-1024x461.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3837\" srcset=\"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-3-1024x461.jpeg 1024w, https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-3-300x135.jpeg 300w, https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-3-768x346.jpeg 768w, https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-3-1536x691.jpeg 1536w, https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-3.jpeg 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Peran Pusbang Mitigasi dan Pengembangan SIMiti<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam paparannya, Kepala Pusbang Mitigasi, Wening Sri Wulandari, menjelaskan mandat lembaganya dalam merumuskan model mitigasi dan adaptasi bencana hidrometeorologi kehutanan, meliputi banjir, longsor, kekeringan, dan kebakaran hutan dan lahan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami mengembangkan berbagai model berbasis analisis ilmiah untuk mendukung pengurangan risiko bencana, mulai dari model kerawanan kekeringan, mitigasi banjir berbasis ekosistem, hingga pengendalian kebakaran lahan gambut,\u201d jelas Wening.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain pengembangan model teknis, Pusbang Mitigasi juga tengah membangun Sistem Informasi Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi Kehutanan (SIMiti) sebagai platform terintegrasi berbasis spasial untuk mendukung pengambilan keputusan. SIMiti dirancang untuk menghimpun dan menyajikan data kejadian bencana, tingkat kerawanan, serta kegiatan mitigasi dan adaptasi yang telah dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSIMiTi menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa kebijakan mitigasi berbasis data dan analisis spasial yang akurat. Dengan sistem ini, kita dapat memetakan risiko, memantau dinamika kejadian, dan merumuskan langkah intervensi secara lebih tepat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem tersebut mengintegrasikan berbagai sumber data, termasuk data hidrologi, klimatologi, tutupan lahan, Daerah Aliran Sungai (DAS), serta informasi rehabilitasi hutan dan lahan. Kehadiran SIMiTi diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas unit dan mendukung perencanaan pembangunan kehutanan yang berbasis risiko.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Bencana Sumatera 2025<\/strong><strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam upaya mitigasi pasca bencana Sumatera, Pusbang Mitigasi merekomendasikan rehabilitasi hutan dan lahan kritis, perlindungan kawasan hulu, pengendalian deforestasi, penataan ruang berbasis risiko, serta penguatan sistem peringatan dini.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMitigasi harus ditempatkan sebagai bagian integral dalam perencanaan kehutanan. Lanskap perlu dirancang untuk memperkuat daya dukung dan daya lenting ekosistem, serta memberdayakan masyarakat sekitar hutan sebagai garda terdepan pengurangan risiko bencana,\u201d tegas Wening.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-5-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3838\" srcset=\"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-5-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-5-300x169.jpeg 300w, https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-5-768x432.jpeg 768w, https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-5-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-5.jpeg 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>ZOOM\u2019ATAN CoP sebagai Ruang Belajar Bersama<\/strong><strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Pusdiklat SDM, Tuti Herawati, dalam sambutannya menegaskan bahwa <em>Community of Practice<\/em> bukan sekadar forum diskusi, tetapi ekosistem pengetahuan yang hidup. \u201c<em>Community of Practice <\/em>ini hakikatnya merupakan ruang belajar bersama. Bukan hanya sekadar forum diskusi, melainkan ekosistem pengetahuan tempat kita berbagi pengalaman lapangan, menyebarkan hasil kajian ilmiah, dan inovasi dari praktik-praktik yang ada,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menjelaskan bahwa kegiatan yang disebut ZOOM\u2019ATAN ini juga menjadi wadah menghimpun dan membagikan pengetahuan, sekaligus mengintegrasikan hasil pembelajaran berbasis pengalaman menjadi desain pembangunan kehutanan yang lebih efektif dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui ZOOM\u2019ATAN <em>Community of Practice <\/em>ini, Pusdiklat SDM berkomitmen memperkuat kapasitas SDM kehutanan dan mendorong pembangunan kehutanan yang tangguh terhadap bencana, adaptif terhadap perubahan iklim, serta berkelanjutan bagi generasi mendatang.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" data-id=\"3839\" src=\"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-4-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3839\" srcset=\"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-4-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-4-300x169.jpeg 300w, https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-4-768x432.jpeg 768w, https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-4-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-4.jpeg 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"538\" data-id=\"3840\" src=\"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-1-1024x538.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3840\" srcset=\"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-1-1024x538.jpeg 1024w, https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-1-300x158.jpeg 300w, https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-1-768x403.jpeg 768w, https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-1-1536x806.jpeg 1536w, https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/ZOOMATAN-Pusbang-Mitigasi-1.jpeg 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\" \/>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center has-small-font-size\">Tim PPID Pusbang Mitigasi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bogor \u2013 Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM Kementerian Kehutanan (Pusdiklat SDM) menyelenggarakan webinar ZOOM\u2019ATAN Community of Practice (CoP) secara daring pada Jum\u2019at (27\/2\/2026) dengan tema \u201cMitigasi Pembangunan Kehutanan Pasca Bencana Sumatera\u201d. Kegiatan ini menghadirkan Kepala Pusat Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi Kehutanan (Pusbang Mitigasi), Wening Sri Wulandari, sebagai narasumber utama.Dr Webinar dilaksanakan secara online dan mendapat antusiasme tinggi dari&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3841,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"give_campaign_id":0,"footnotes":""},"categories":[40,1],"tags":[],"class_list":["post-3835","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pusbang","category-post"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3835","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3835"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3835\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3842,"href":"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3835\/revisions\/3842"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3841"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3835"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3835"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pusbangmitigasi.kehutanan.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3835"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}